Kamu Harus Tahu! Ini Penyakit Menular Seksual yang Rentan Terjadi pada Wanita

Kamu Harus Tahu! Ini Penyakit Menular Seksual yang Rentan Terjadi pada Wanita

Kesehatan 22

Infeksi menular seksual (PMS) atau yang biasa disebut juga dengan penyakit menular seksual (PMS) merupakan beberapa infeksi yang sudah menyebar luas di dunia. PMS dapat menular ketika melakukan hubungan seksual, penularan lebih mungkin terjadi ketika seseorang memiliki lebih dari satu pasangan seks atau tidak menggunakan kondom saat melakukan hubungan seks. Penyakit ini dapat terjadi pada pria dan wanita, hampir semua yang terpapar IMS adalah orang yang berusia kurang dari 25 tahun. 

Penyakit menular seksual yang rentan terjadi pada wanita 

Secara biologis wanita lebih rentan terpapar PMS dibandingkan dengan pria. Wanita yang terpapar penyakit menular seksual ini bisa mengalami gangguan yang berbahaya, apalagi wanita yang sedang hamil karena dapat menularkan pada janin yang ada di dalam kandungan. Penyakit ini mudah sekali untuk tersebar karena jarang menimbulkan gejala. Oleh sebab itu, merupakan hal yang penting bagi Ladies untuk mengetahui apa saja jenis penyakit menular seksual yang lebih beresiko terjadi pada wanita. 

Pada wanita yang sedang hamil PMS dapat menyebabkan masalah seperti keguguran, berat lahir bayi yang rendah, lahiran prematur, bayi yang baru saja lahir dapat terkena infeksi seperti pneumonia, infeksi mata atau adanya masalah pada sistem saraf. 

1. Chlamydia 

Chlamydia merupakan infeksi yang penyebab utamanya dari bakteri, bisa menyebar melalui hubungan seksual, tetapi beberapa jenis infeksi chlamydia juga tidak menyebar melalui hubungan seksual. Sebagian besar kasus yang sudah terjadi, orang yang terpapar chlamydia tidak merasakan gejala apapun. Namun, ada juga yang merasakan gejala seperti rasa nyeri saat melakukan hubungan seksual, rasa terbakar saat buang air kecil dan keluar cairan yang abnormal dari vagina. Penyakit menular seksual jenis ini bisa menyebabkan infeksi mata yang cukup serius terutama pada bayi yang dilahirkan dengan ibu penderita chlamydia. Akan terjadi infeksi yang cukup parah juga pada rahim, saluran tuba, atau ovarium jika chlamydia tidak diobati. 

2. Gonore

Gonore termasuk ke dalam infeksi bakteri yang bisa tersebar melalui hubungan seksual. Beberapa kasus infeksi ini sering terjadi di area genital, tapi bisa juga menginfeksi di area tubuh yang lain. Ada penderita yang merasakan gejala ada juga yang tidak, gejala gonore muncul beberapa hari setelah infeksi, seperti keluarnya cairan pada vagina. Gonore bisa mengakibatkan infeksi yang cukup parah pada rahim, saluran tuba dan juga ovarium.

3. Syphilis

Syphilis juga termasuk ke dalam infeksi yang bisa menyebar melalui hubungan seksual. Pada umumnya syphilis memiliki gejala seperti luka yang tidak sakit pada alat kelamin, dubur dan gejala lainnya adalah ruam, rambut rontok serta gejala seperti flu. Gejala awal yang dirasakan oleh penderita syphilis akan hilang dengan sendirinya, namun jika tidak diobati maka infeksinya masih tetap ada dan juga bisa menyebar.

Berikut adalah beberapa penyakit menular seksual yang lebih rentan terjadi pada wanita. Maka perlu dilakukan pemeriksaan secara rutin jika kamu termasuk orang yang aktif secara seksual, suka berganti-ganti pasangan dan tidak menggunakan pengaman saat melakukan hubungan seksual.

 

Referensi:

Health Link BC. (2021). Sexually Transmited Infections [Online] https://www.healthlinkbc.ca/illnesses-conditions/infectious-diseases/sexually-transmitted-infections 

Health Link BC. (2021). Chlamydia [Online] https://www.healthlinkbc.ca/chlamydia 

Health Link BC. (2021). Gonorrhea [Online] https://www.healthlinkbc.ca/gonorrhea 

Health Link BC. (2021). Syphilis [Online] https://www.healthlinkbc.ca/syphilis