Cara Agar Bisa Hamil saat Memiliki Kista

Cara Agar Bisa Hamil saat Memiliki Kista

Kehamilan 115

Kista memang termasuk penyakit serius yang perlu segera ditangani. Sebagian besar kista memang tidak menimbulkan gejala, kecuali jika pecah atau telah mencapai ukuran yang besar dan memberi tekanan pada area perut atau panggul. 

Untuk itu, penting bagi Ladies untuk memeriksakan diri ke dokter secara berkala, terlebih bagi Ladies yang sedang merencanakan kehamilan.

Identifikasi jenis dan ukuran kista sejak dini bisa meningkatkan peluang kehamilan dan mengatasi kondisi lain yang tidak diinginkan. Biasanya dokter tidak merekomendasikan operasi untuk kista yang ukurannya tidak lebih dari 50-60 milimeter. 

Berikut beberapa jenis kista ovarium dan ukurannya

1. Kista Fungsional

Jenis kista ini terbentuk saat pola menstruasi sudah teratur. ada beberapa kasus, kista ini bisa terus bertumbuh. Sebagian besar ukuran kista ovarium fungsional mencapai 2-5 centimeter. Ovulasi akan terjadi ketika ukurannya sekitar 2-3 centimeter. Meski demikian, ada kemungkinan ukurannya terusbertambah mencapai 8-12 centimeter.

2. Kista Dermoid

Disebut juga dengan teratoma, ini adalah kista yang berisi berbagai jenis jaringan seperti kulit, rambut, dan juga lemak. Kista ini jarang menimbulkan gejala. Namun ketika bertambah besar, akan muncul gejala dan risiko komplikasi. Terlebih, kista dermoid juga bisa menjadi tumor ovarium. Sifatnya jinak dan telah ada sejak lahir. Namun ketika perempuan memasuki usia reproduktif, kista ini akan bertumbuh secara perlahan. Ukuran kista dermoid bisa bertambah sekitar 1,8 milimeter per tahun dan pada beberapa kasus bisa bertambah lebih besar.

3. Kista Denoma

Masih tergolong jinak isi dari kista ini adalah cairan. Ketika dilihat lewat USG, bentuknya sangat mirip dengan kista fungsional. Namun, bedanya adalah jika kista fungsional hilang dengan sendirinya setelah beberapa kali siklus menstruasi, kistadenoma justru terus membesar. Ukuran kista denoma bervariasi mulai dari 1-3 centimeter hingga mencapai 30 centimeter.

4. Kista Endometrioma

Sering juga disebut sebagai kista coklat karena berisi darah kental yang berwarna merah kecoklatan. Endometrioma muncul karena endometriosis, kondisi ketika sel dinding rahim tumbuh di luar rahim sehingga membentuk kista. Sekitar 17-44% perempuan dengan endometriosis memiliki endometrioma. Ukuran kista jenis ini cenderung kecil namun kista endometrioma adalah jenis kista yang mengganggu kesuburan.

Pada jenis kista yang mempengaruhi kesuburan, penanganan endometriosis atau pengobatan PCOS diperlukan untuk meningkatkan peluang hamil.  Misalnya, Ladies mempunyai PCOS dan ingin mengikuti program hamil, jika konsultasi langsung ke dokter maka Ladies akan diberikan beberapa jenis pengobatan, seperti:

  • Minum pil KB untuk mengatur hormon

  • Pengobatan diabetes, seperti metformin. PCOS diketahui berhubungan dengan masalah resistensi insulin

  • Mengubah pola makan dan aktivitas fisik

Dokter mungkin melakukan USG secara berkala untuk memantau dan memastikan ukuran kista atau kondisi lain yang sekiranya bisa terjadi masalah. Pada beberapa kasus, MRI (Magnetic Resonance Imaging) mungkin dilakukan ketika kista tidak bisa diidentifikasi jenis dan bahayanya oleh USG. Jika kista semakin membesar, bergerak memutar (ovarian torsion), pecah, dan menimbulkan gejala, atau beresiko tumor yang bersifat kanker, dokter biasanya akan menyarankan operasi pengangkatan kista.

Walau beberapa jenis kista tidak berbahaya pada kehamilan, namun ukuran kista yang terus membesar bisa mengganggu proses persalinan. Untuk itu, tindakan operasi pengangkatan kista mungkin diperlukan. Selain operasi, kista juga bisa pecah atau terpelintir sehingga menimbulkan nyeri. Pada kondisi ini, dokter akan meresepkan obat pereda nyeri untuk mengurangi gejalanya.

Namun, jangan khawatir kalau Ladies takut atau tidak mau mengambil tindakan berupa operasi. Ada beberapa cara lain yang bisa dilakukan untuk hamil bagi penderita kista ovarium yang mengganggu kehamilan. Diantaranya, tetap mempertahankan satu ovarium agar masih bisa terjadi ovulasi, mendapatkan sel telur donor, atau menyimpan sel telur sebelum prosedur operasi.

Ladies juga bisa menanyakan mengenai program kehamilan yang bisa kamu lakukan setelah operasi, seperti program bayi tabung

 

 

Referensi:

https://www.healthline.com/health/ovarian-cyst-size 

https://www.hopkinsmedicine.org/health/conditions-and-diseases/polycystic-ovary-syndrome-pcos 

https://www.whattoexpect.com/pregnancy/pregnancy-health/ovarian-cysts-during-pregnancy/