Mengenal Lebih Jauh Kondisi Tuba Falopi yang Tersumbat 

Mengenal Lebih Jauh Kondisi Tuba Falopi yang Tersumbat 

Kesehatan 345

Saluran tuba termasuk kedalam salah satu organ reproduksi wanita yang menghubungkan antara ovarium dan rahim. Selama proses ovulasi yang terjadi di tengah siklus menstruasi setiap bulan, saluran tuba berfungsi dalam mengarahkan sel telur dari ovarium ke rahim. Saluran tuba tersumbat atau dalam istilah medis biasa disebut dengan oklusi tuba, dimana kondisi ini bisa menjadi salah satu penyebab dari infertilitas wanita, karena terjadinya penyumbatan pada tuba falopi mempengaruhi kesuburan wanita. Biasanya wanita dengan saluran tuba yang tersumbat  tidak mengalami gejala apapun, akan tetapi ada beberapa faktor risiko yang  bisa membuat perkembangan kondisi ini meningkat. Banyak wanita yang berasumsi bahwa jika masih mengalami menstruasi yang teratur maka kesuburannya aman-aman saja, padahal faktanya asumsi itu tidak selalu benar.

Gejala tuba falopi tersumbat 

Berbeda dengan anovulasi, yang memiliki gejala seperti tidak teraturnya siklus menstruasi, tersumbatnya saluran tuba jauh lebih jarang dalam menimbulkan gejala. Akan tetapi tersumbatnya saluran tuba memiliki gejala utama yakni kemandulan, yaitu kondisi dimana telah melakukan hubungan seksual dengan kurun waktu satu tahun tapi tak kunjung hamil juga. 

Jenis tertentu dari tersumbatnya saluran tuba atau yang dikenal dengan hidrosalpinx adalah saat penyumbatan menyebabkan tabung semakin besar dan terisi dengan cairan, cairan tersebutlah yang menghalangi sel telur dan sperma sampai akhirnya mencegah penbuahan dan kehamilan. Kondisi ini bisa menimbulkan gejala seperti sakit perut bagian bawah dan keputihan yang abnormal, namun tidak semua akan mengalami gejala ini. 

Beberapa penyebab dari tersumbatnya saluran tuba juga memiliki gejalanya masing-masing. Seperti, endometriosis dan sakit radang panggul (PID) yang menyebabkan rasa sakit saat menstruasi dan saat berhubungan seksual. 

Penyebab tuba falopi tersumbat

Pada umumnya saluran tuba yang tersumbat disebabkan oleh Pelvic Inflammatory Disease (PID) atau penyakit radang panggul, yang diakibatkan dari penyakit menular seksual (PMS), tetapi tidak semua infeksi panggul disebabkan oleh PMS. Meskipun PID atau infeksi panggul sudah tidak ada lagi, riwayatnya akan tetap meningkatkan risiko tersumbatnya saluran tuba. Berikut adalah beberapa penyebab lain yang membuat saluran tuba tersumbat: 

- Riwayat infeksi penyakit menular seksual seperti klamidia atau gonore

- Riwayat infeksi rahim akibat dari keguguran maupun aborsi

- Riwayat usus buntu pecah

- Riwayat operasi perut

- Riwayat kehamilan ektopik

- Riwayat operasi yang melibatkan saluran tuba, termasuk ligasi tuba

- Endometriosis

Ketika Ladies berada dalam kondisi saluran tuba yang terbuka dan sehat, maka peluang untuk hamil bisa terjadi tanpa melakukan bantuan atau perawatan apapun. Saat tuba falopi yang tersumbat hanya satu, maka masih berkemungkinan untuk hamil dengan melakukan perawatan berteknologi rendah. Akan tetapi, jika kedua tuba falopi tersumbat maka diperlukan pembedahan atau perawatan IVF. Untuk itu, jika Ladies mengalami kondisi seperti ini sebaiknya langsung konsultasikan dengan dokter yang tepat.

 

Referensi:

Verywell Family. (2022). What are blocked fallopian tubes https://www.verywellfamily.com/all-about-blocked-fallopian-tubes-1959927 

Medical News Today. (2018). Signs and symptoms of blocked fallopian tubes https://www.medicalnewstoday.com/articles/321419 

Healthline. (2019). What You Should Know About Blocked Fallopian Tubes  https://www.healthline.com/health/womens-health/blocked-fallopian-tubes