Infertilitas? Ketahui Apa Gejala dan Penyebabnya!

Infertilitas? Ketahui Apa Gejala dan Penyebabnya!

Kesehatan 185

Infertilitas pada wanita adalah salah satu penyebab atas sulitnya pasangan untuk memiliki keturunan, padahal telah melakukan hubungan seksual dengan rutin dan tidak menggunakan pengaman atau sudah menjalani program hamil dalam kurun waktu satu tahun. Kondisi tersebut dapat disebabkan oleh berbagai masalah seperti adanya gangguan hormon maupun kelainan pada organ reproduksi wanita. Usia seorang wanita juga dapat mempengaruhi terjadinya kehamilan, karena semakin tua usia wanita maka akan semakin rendah pula kemungkinannya untuk hamil. Umumnya, infertilitas yang dialami wanita bisa terjadi akibat gangguan pada proses pelepasan sel telur dari indung telur (ovarium) atau yang biasa disebut dengan ovulasi. Terganggunya proses ovulasi lah yang mengakibatkan sel telur tidak dapat dibuahi oleh sperma, itulah sebab dari tidak terjadinya kehamilan. 

Gejala infertilitas pada wanita  

Gejala utama dari infertilitas merupakan ketidakmampuan wanita untuk hamil. Siklus menstruasi yang lama sekitar 35 hari atau lebih, siklus yang terlalu pendek sekitar kurang dari 21 hari, siklus yang tidak teratur atau bahkan tidak ada. 

Penyebab infertilitas pada wanita 

1. Gangguan ovulasi

Periode ovulasi menentukan masa subur wanita, maka dari itu jika terganggunya proses ovulasi akan sulit bagi wanita dalam menentukan masa subur atau bahkan tidak bisa melepas sel telur yang sudah siap dibuahi untuk proses terjadinya kehamilan. Terganggunya proses ovulasi disebabkan oleh:

- Sindrom Ovarium Polikistik (PCOS)

- Disfungsi hipotalamus

- Insufisiensi ovarium primer atau kegagalan ovarium prematur 

- Terlalu banyak prolaktin

2. Tersumbatnya saluran tuba (infertilitas tuba)

Saluran tuba yang tersumbat akan mengakibatkan terhalangnya jalan sel telur yang telah dibuahi ke dalam rahim. Penyebab tersumbatnya tuba falopi adalah penyakit radang panggul, infeksi rahim, infeksi menular seksual, riwayat operasi pada perut atau panggul, operasi kehamilan ektopik. 

3. Endometriosis

Endometriosis terjadi pada saat jaringan yang biasanya tumbuh di rahim berimplantasi dan tumbuh di tempat lain. Pertumbuhan ini dapat mengakibatkan penyumbatan saluran tuba serta mencegah bertemunya sel telur dan sperma. Juga dapat mengganggu implantasi sel telur yang sudah dibuahi, kondisi ini secara tidak langsung dapat berpengaruh terhadap kesuburan seperti rusaknya sel telur.

4. Uterus atau serviks

Penyebab dari uterus atau serviks dapat mengakibatkan terganggunya implantasi sel telur atau tingginya tingkat risiko keguguran. 

- Tumor jinak (miom) yang terjadi dalam rahim, dapat mengakibatkan terblokirnya saluran tuba atau mengganggu implantasi, terpengaruhnya tingkat kesuburan. Akan tetapi tidak semua penderita miom tidak bisa hamil, ada juga beberapa wanita yang bisa hamil. 

- Terlahir dengan bentuk rahim yang tidak wajar bisa menjadi masalah, tapi ada juga beberapa wanita yang tetap bisa hamil dengan kondisi ini.

- Penyempitan serviks, yang diakibatkan oleh kelainan bawaan atau serviks yang mengalami kerusakan

- Serviks terkadang tidak menghasilkan lendir terbaik untuk sperma melakukan perjalanan ke dalam rahim melalui serviks.

Untuk beberapa kasus, tidak ada penyebab dari infertilitas. Jika Ladies sedang mengalami kondisi ini jangan terlalu frustasi ya, karena seiring dengan berjalannya waktu masalah pada kondisi ini akan teratasi dengan sendirinya. Infertilitas dapat ditangani dengan mengkonsumsi obat-obatan, operasi, inseminasi buatan, atau dengan melakukan program bayi tabung. 

 

Referensi:

Aido Health. (2021). Infertilitas [Online] https://aido.id/diseases/infertilitas/detail 

Mayo Clinic. (2021). Female Infertility [Online] https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/female-infertility/symptoms-causes/syc-20354308 

World Health Organization. (2020). Infertility [Online] https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/infertility