Miom dan Kista Ovarium? Ketahui Perbedaan dari Keduanya!

Miom dan Kista Ovarium? Ketahui Perbedaan dari Keduanya!

Kesehatan 143

Untuk menghindari kesalahan dalam penanganan, Ladies perlu tahu bahwa miom dan kista ovarium merupakan dua masalah yang berbeda. Miom dan kista ovarium adalah dua kelainan yang sering ditemukan dalam organ reproduksi wanita, banyak yang menganggap kedua kelainan ini sama karena bentuk nya sama-sama berupa benjolan. Penyakit ini cenderung memiliki bentuk yang nyaris sama persis, hingga sulit dalam membedakannya sampai akhirnya mengakibatkan banyak wanita baru mengetahui bahwa ia mengidap penyakit ini setelah mereka menjalani pemeriksaan kandungan rutin. Perbedaan dari miom dan kista dapat dilihat dari bentuk, gejala, lokasi serta ukurannya. 

Penjelasan Mengenai Miom

Miom atau disebut mioma uteri merupakan tumor jinak yang letaknya pada dinding rahim (uterus) yang bisa berkembang menjadi besar sampai pengidap merasakan nyeri dan mengalami perdarahan hebat ketika menstruasi. Gejala yang biasa dirasakan oleh penderita miom umumnya berupa perdarahan yang keluar dari vagina, kram perut, nyeri panggul saat menstruasi dan lebih sering buang air kecil.

Penjelasan Mengenai Kista

Kista ovarium berbentuk benjolan yang berisi cairan yang letaknya di dalam maupun di permukaan ovarium atau indung telur. Kista sendiri dapat disebabkan oleh masalah hormonal, endometriosis, kehamilan dan infeksi nyeri panggul yang parah. Namun, penyebab utama tumbuhnya kista adalah terdapat penyumbatan yang menyebabkan terjadinya penumpukan cairan atau udara. Kista tidak memiliki gejala yang bisa dirasakan langsung, namun pertumbuhannya cenderung lebih cepat membesar. Akan tetapi, jika kista ovarium telah membesar maka gejalanya hampir mirip dengan miom seperti terjadinya perdarahan atau munculnya rasa nyeri. 

Perbedaan dari Miom dan Kista

Lokasi Pertumbuhan

Miom tumbuh di dalam rahim dan tergolong tumor jinak yang mengandung sel-sel otot dinding rahim yang bisa berkembang di dalam maupun diluar dinding rahim. Sedangkan kista ovarium adalah pertumbuhan jaringan yang bentuknya seperti kantong dan berisi cairan, letaknya ada di dalam ovarium.  

Usia Kemunculan

Miom sering terjadi saat wanita berusia 40 sampai awal 50-an. Sedangkan, kista ovarium lebih sering terjadi saat wanita berusia 20 sampai 40-an.

Sifat Kelainan

Miom tergolong sebagai tumor jinak yang jarang menjadi kanker. Sedangkan, kista ovarium tidak termasuk ke dalam tumor, terkadang kista bisa berkembang jadi kanker ganas jika wanita yang mengidap kista ovarium telah mengalami menopause.

Ukuran

Miom memiliki ukuran yang bermacam-macam, kurang lebih sekecil biji apel sampai sebesar jeruk bali. Miom dapat lebih cepat tumbuh dan membesar saat hamil dan bisa mengecil saat wanita menopause. 

Sedangkan, ukuran kista ovarium kurang dari 1 cm sampai lebih dari 10 cm. Pada wanita premenopause laju pertumbuhan kista dapat  melambat yaitu sekitar 1 mm per tahun. 

Meski miom dan kista ovarium termasuk ke dalam kategori yang jinak, namun tetap kedua penyakit ini mempunyai bahayanya masing-masing, hingga akan mengganggu kinerja organ dengan baik dan bisa menyebabkan munculnya gejala seperti perdarahan, nyeri sampai sulit mempunyai keturunan. Jadi, jika Ladies sudah mengalami kecurigaan bahwa mengalami miom maupun kista ovarium segera lakukan konsultasi agar dapat ditangani dengan tepat, karena jika terdeteksi secara dini akan lebih mudah mengatasinya, hingga mengurangi resiko dalam merasakan gejala yang berat.

 

Referensi:

 

RSU Bunda Jakarta. (2021) Ini Perbedaan Miom dan Kista [Online] https://bunda.co.id/artikel/kesehatan/reproduksi/ini-perbedaan-miom-dan-kista/ 

Healthline.(2020) Fibroids [Online] https://www.healthline.com/health/uterine-fibroids

Healthline. (2015). Ovarian Cysts [Online] https://www.healthline.com/health/ovarian-cysts 

Komentar

User NewFemme

Test Newfemme

04 Jan, 2023 13:39

Wow ?