Masih Bingung dengan Hamil Anggur? Simak Penjelasannya

Masih Bingung dengan Hamil Anggur? Simak Penjelasannya

Kehamilan 59

Ladies pasti pernah mendengar isitlah hamil anggur. Yang tersebar di masyarakat tentang hamil anggur biasanya adalah keadaan yang umumnya seperti hamil (mual, pusing, perut membesar, dll) tapi ternyata setelah diperiksa rahimnya kosong alias tidak sedang hamil. Tidak ada janin di dalam rahimnya.

Hamil anggur bisa disebut juga dengan mola hidatidosa (Mola hydatidosa) adalah kondisi dimana plasenta dan sel telur yang telah dibuahi tidak berkembang secara normal. Kemudian akibat dari anomali tersebut terbentuklah sekumpulan kista yang menyerupai buah anggur putih.

Hamil anggur ternyata memiliki 2 jenis. Yang pertama adalah hamil anggur lengkap. Jenis hamil anggur lengkap ini kondisi jaringan plasenta tidak normal dan membengkak, adanya kista yang berisi cairan, serta tidak adanya pembentukan jaringan bakal janin.

Kemudian jenis kedua adalah hamil anggur parsial. Pada jenis parsial ini, ada kemungkinan jaringan plasenta normal bersamaan dengan jaringan plasenta yang tidak normal. Hamil anggur parsial masih ada kemungkinan janin terbentuk tapi biasanya janin tidak akan mampu bertahan hidup. Gangguan kehamilan ini biasanya akan gugur pada awal kehamilan.

Perlu diperhatikan juga bahwa hamil anggur dapat menyebabkan komplikasi yang serius. Salah satunya adalah jaringan abnormal terbentuk dan berujung pada kanker. Sebaiknya jika ibu hamil mengalami kondisi ini, segera periksakan ke dokter.

Penyebab hamil anggur

Proses awal pembuahan sel telur yang tidak normal menjadi penyebab terjadinya hamil anggur. Kondisi ini bisa terjadi karena sperma telah membuahi sel telur yang kosong atau terdapat dua sperma yang sama-sama membuahi satu sel telur. Kondisi sel sperma yang membuahi sel telur kosong ini lah yang disebut sebagai hamil anggur lengkap karena plasenta tumbuh tidak normal serta tidak adanya embrio. Sedangkan kondisi dua sel sperma yang bersamaan membuahi satu sel telur tadi menjadi penyebab hamil anggur parsial. Ketidakseimbangan kromosom juga bisa menjadi penyebab hamil anggur.

Gejala hamil anggur

Hamil anggur pada awalnya terasa mirip seperti kehamilan normal. Namun, setelah beberapa waktu, hamil anggur akan menimbulkan gejala-gejala berikut:

  • Pendarahan vagina pada trimester awal kehamilan.

  • Mual serta muntah yang parah.

  • Preeklamsia yang diakibatkan tingginya tekanan darah saat hamil.

  • Perubahan ukuran perut yang lebih cepat.

  • Tidak ada tanda-tanda detak jantung atau gerakan janin.

  • Adanya kista seperti anggur keluar dari vagina.

  • Anemia yang terjadi selama masa kehamilan.

  • Mengalami nyeri parah pada tulang panggul.

Ada baiknya Ladies langsung periksakan ke dokter setelah mengetahui positif hamil untuk mengecek keseluruhan kondisi kesehatan sang ibu dan juga mengantisipasi terjadinya hamil anggur atau mola hidatidosa ini. Tanda yang umumnya paling jelas terlihat adalah pembesaran perut yang tidak sesuai dengan usia kehamilan.

Sejauh ini memang belum ada cara efektif yang bisa mencegah hamil anggur.  Tapi jika  sebelumnya pernah mengalami hamil anggur, Ladies dapat menurunkan risikonya dengan menghindari kehamilan selama satu tahun. Jangan lupa pemeriksaan rutin agar dokter memantau kadar HCG (Human Chorionic Gonadotropin.) dalam tubuh.

 

Referensi:

https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/molar-pregnancy/symptoms-causes/syc-20375175

https://americanpregnancy.org/healthy-pregnancy/birth-defects/molar-pregnancy/