Logo NewFemme
Jangan Lupakan 5 Nutrisi Penting Ini Saat Menurunkan Berat Badan

Jangan Lupakan 5 Nutrisi Penting Ini Saat Menurunkan Berat Badan

Kesehatan 103

Nutrisi penurun berat badan (source: hellosehat)

Ketika menurunkan berat badan, sebagian orang hanya berfokus pada satu hal : membatasi makronutrien seperti karbohidrat, protein, dan lemak. Hal ini dikarenakan mereka menganggap makronutrien adalah satu-satunya nutrisi yang menyumbang kalori. Namun apakah itu berarti nutrisi lainnya tidak memiliki dampak terhadap penurunan berat badan? Tentu tidak.

 

Faktanya, proses pembakaran kalori di tubuh merupakan proses kompleks yang melibatkan banyak reaksi biokimia dan fisiologis. Reaksi-reaksi ini membutuhkan kinerja enzim yang berasal dari berbagai vitamin dan mineral. Berikut ini adalah rangkuman beberapa nutrisi yang berkaitan dengan penurunan berat badan lebih cepat

 

  1. Protein

Makronutrien ini adalah salah satu jenis nutrien yang penting dalam menurunkan berat badan. Protein dapat membantu pembentukan massa otot, menurunkan nafsu makan, dan menimbulkan rasa kenyang dalam waktu lebih lama.

 

Supaya asupan protein meningkat, anda perlu memasukkan protein dalam setiap makanan. Ayam, daging sapi, susu, keju, telur, tempe, dan kacang adalah beberapa contoh makanan kaya protein untuk bantu penurunan berat badan.

 

  1. Serat

Seperti protein, serat juga bekerja membuat perut terasa kenyang dan menurunkan nafsu makan. Serat juga membantu memadatkan feses sehingga cocok mencegah konstipasi.

 

Mencukupi kebutuhan serat sangat berguna meningkatkan sistem pencernaan dan metabolisme sehingga penurunan berat badan dapat tercapai lebih cepat. Biasanya serat dapat diperoleh secara alami melalui kacang-kacangan, biji-bijian utuh, buah, dan sayuran hijau.

 

  1. Probiotik dan prebiotik

Ternyata bakteri baik juga turut memegang peran penting dalam mengatur sistem pencernaan. Penelitian telah menunjukkan betapa efektifnya kesehatan usus mempengaruhi penurunan berat badan. Terlebih, keberagaman bakteri di usus juga baik untuk menurunkan inflamasi yang menjadi penyebab resistensi insulin dan obesitas.

 

Beberapa strain bakteri seperti Bifidobacterium dan Lactobacillus menunjukkan efek signifikan dalam menurunkan berat badan. Salah satu cara terbaik mendapatkan bakteri baik adalah dengan mengonsumsi probiotik dan prebiotik.

 

Konsumsi yogurt, kefir, kombucha, tempe, dan makanan fermentasi lainnya dapat kamu lakukan untuk memperkaya bakteri baik di usus.

 

  1. Zinc

Para peneliti menemukan fakta bahwa orang dengan obesitas seringkali memiliki asupan dan kadar zinc yang rendah. Meski hubungan kausalitas antara zinc dan berat badan belum sepenuhnya dapat dipahami, namun meningkatkan asupan zinc tampak berpengaruh terhadap perbaikan resistensi insulin dan regulasi nafsu makan.

 

Efek penurunan berat badan wajar terjadi, mengingat banyaknya sumber zinc yang juga merupakan makanan sumber protein hewani dan nabati. Beberapa contohnya antara lain daging sapi, udang, susu, telur, kacang, dan biji-bijian.

 

  1. Magnesium

Lebih dari 300 enzim bekerja dengan magnesium sebagai bahan bakarnya. Penelitian menunjukkan kaitan antara konsumsi magnesium dengan penurunan resistensi insulin.

 

Pasalnya resistensi insulin dapat menghambat penurunan berat badan. Hal ini disebablan karena resistensi insulin dapat menyebabkan kenaikan gula darah yang kemudian akan disimpan oleh tubuh sebagai cadangan lemak.

 

Sumber terbaik magnesium dapat ditemukan dalam kacang almond, susu kedelai, bayam, dan kacang-kacangan lainnya.

 

Itulah beberapa nutrisi yang dapat membantu penurunan berat badan tercapai lebih cepat. Bagaimanapun juga, penurunan berat badan tetap perlu diimbangi dengan aktivitas fisik yang cukup. Mulailah dengan melakukan aktivitas ringan yang anda sukai.