Logo NewFemme
Melakukan Seks saat Hamil, Boleh Gak Sih?

Melakukan Seks saat Hamil, Boleh Gak Sih?

Kehamilan 44

Banyak yang ketakutan soal berhubungan seks saat hamil. Tak sedikit juga yang pada akhirnya menunggu persalinan dan masa iddah selesai karena takut membahayakan sang ibu dan janin. Ladies penasaran gak, sebetulnya apa boleh berhubungan seks saat hamil?

Sebetulnya, boleh dan aman saja berhubungan seks pada saat hamil, lho! Tapi tentu perlu memperhatikan beberapa hal dan aturan agar kegiatan seks aman untuk ibu hamil dan juga janin yang ada di dalam kandungan.

Agar aman melakukan seks saat hamil

1. Memastikan kandungan dalam kondisi sehat

Sebelum melakukan hubungan intim, baik suami maupun istri harus benar-benar memastikan kondisi kandungan dalam keadaan yang baik dan sehat. Hal tersebut bisa dilihat dari beberapa indikasi yang tidak membahayakan janin seperti pecah ketuban, mulut rahim yang terbuka atau infeksi.

2. Hindari melakukan di trimester awal

Alasan menghindari untuk melakukan seks di trimester awal ialah karena sperma mengandung prostaglandin, yaitu senyawa yang bisa memicu kontraksi. Jika usia kandungan masih terbilang muda atau pada trimester awal, memang rawan terjadi kontraksi sampai yang paling parah adalah keguguran. Di trimester awal ini juga sang ibu akan sering merasa mual dan muntah serta menurunnya hasrat seksual.

3. Tidak ada riwayat perdarahan

Ketika sang ibu memiliki riwayat perdarahan atau mengidap plasenta previa selama kehamilan. Kondisi tersebut terjadi saat posisi plasenta (ari-ari) melekat di bagian bawah rahim, baik sebagian maupun keseluruhan. Jika memaksakan, dampaknya adalah adanya potensi jalan lahir yang tertutup hingga perdarahan serius saat hamil dan juga mendekati persalinan. Kondisi ini berbahaya bagi ibu dan juga janin.

4. Posisi saat melakukan seks

Saat hamil, ternyata ada posisi berhubungan seks yang dianjurkan. Apalagi saat memasuki trimester kedua perut ibu akan mulai membesar. Pastikan sang ibu berada pada posisi yang nyaman. Hindari posisi terlentang karena berpotensi perut dan pembuluh darah di sekitarnya mengalami tekanan. Posisi yang disarankan adalah miring (spoon position), duduk (sitting dog), atau sang ibu berada di atas (woman on top).

5. Hindari saat 4 minggu menjelang persalinan

Melakukan seks 4 minggu menjelang persalinan ternyata terdapat potensi terjadinya persalinan prematur. Selain itu berhubungan intim pada masa ini akan terjadi berbeda. Ibu hamil di trimester terakhir ini akan mengalami penurunan gairah seksual karena adanya fluktuasi hormon, merasa kurang nyaman pada tubuhnya, cepat lelah dan tubuh yang sering merasa sakit.

Jadi, berhubungan seks saat hamil itu aman asal tetap harus memperhatikan hal-hal di atas ya Ladies! Semoga bermanfaat!

 

Referensi:

Medical News Today. What to know about sex during pregnancy.