Logo NewFemme
Mitos atau Fakta Darah Haid Bisa untuk Masker Wajah dan Hilangkan Jerawat?

Mitos atau Fakta Darah Haid Bisa untuk Masker Wajah dan Hilangkan Jerawat?

Kecantikan 114

Ladies pernah dengar ga sih, kalau ada mitos yang mengatakan bahwa darah haid bisa dijadikan masker wajah dan memiliki manfaat menghilangkan jerawat? Ternyata itu mitos loh Ladies! Nyatanya darah haid merupakan darah yang keluar pada saat kita haid dan sangat rentan mengandung bakteri dan virus.

Meski tidak dapat dibuktikan kebenarannya dari mitos yang sudah beredar mengenai maskeran menggunakan darah haid bisa mengatasi jerawat tersebut ada saja orang yang mencobanya, padahal darah yang keluar pada saat haid itu mengandung bakteri. Dengan mengoleskan darah haid pada wajah dikhawatirkan menimbulkan infeksi pada kulit wajah karena bakteri yang ada di dalam darah haid itu.

Darah Haid Penuh Bakteri 

Dilansir dari berbagai sumber yang mengatakan bahwa darah haid merupakan darah yang keluar dari rahim seorang wanita setiap bulannya selama tidak mengalami pembuahan atau kehamilan. Tetapi menurut sudut pandang kesehatan dan sains, darah haid bukanlah darah kotor. Melainkan darah yang mengandung sisa jaringan dari dinding rahim yang luruh pada saat tidak terjadi pembuahan. 

Belum ditemukan penelitian secara klinis bahwa darah haid memiliki kandungan untuk mengatasi jerawat pada wajah. Berbagai dokter kulit dan kecantikan tidak merekomendasikan mengoles darah haid ke wajah karena darah haid sangat memungkinkan mengandung bakteri atau virus yang dapat memicu infeksi pada kulit wajah.

Penyebab Timbulnya Jerawat

Pada dasarnya jerawat timbul karena kelenjar sebum (minyak) serta sel kulit mati menyumbat folikel rambut atau tempat tumbuhnya rambut di wajah yang mengakibatkan peradangan dan penyumbatan pada pori-pori wajah. Hal ini yang mengakibatkan timbul jerawat di wajah.

Pengobatan jerawat dilakukan dengan cara mengurangi produksi minyak, melawan infeksi bakteri, mempercepat pergantian sel kulit dan mengurangi peradangan.

Ladies dapat menggunakan sabun mengandung asam salisilat atau triklosan untuk mengatasi jerawat. Selain menggunakan sabun, ladies juga bisa menggunakan obat yang dapat mengurangi produksi minyak pada wajah, yaitu diantaranya obat yang mengandung  asam retinoat, benzoil peroksida dan antibiotika topikal.

Maka daripada itu, sangat tidak dianjurkan atau direkomendasikan melakukan perawatan wajah menggunakan masker darah haid karena menyebabkan resiko infeksi bakteri pada kulit wajah. 

Awalnya ingin melakukan perawatan wajah dengan tujuan irit duit malah bisa jadi lebih boros karena harus bolak balik ke dokter kulit untuk mengobati infeksi yang terjadi.

Sekarang Ladies sudah tahu kan bahwa kabar yang beredar mengenai maskeran menggunakan darah haid dapat mengatasi jerawat tersebut adalah mitos? Jadi Ladies bisa gunakan obat jerawat yang sudah terbukti kandungannya secara ilmiah saja ya, Ladies!