Logo NewFemme
Penyebab dan Cara Penanganan Mimisan

Penyebab dan Cara Penanganan Mimisan

Kesehatan 117

Mimisan terlihat menyeramkan, padahal sebenarnya ia jarang menjadi indikator masalah medis yang serius. Mimisan adalah perdarahan yang terjadi di hidung. Hidung mengandung banyak pembuluh darah yang terletak dekat dengan permukaan hidung bagian dengan dan belakang.

Pembuluh darah tersebut sangat rapuh dan mudah terluka hingga menimbulkan mimisan. Mimisan umum bagi orang dewasa maupun anak usia 3 sampai 10 tahun.

Tipe-tipe Mimisan

Terdapat dua tipe mimisan berdasarkan letak pembuluh darah dalam hidung yang pecah, yaitu:

  1. Anterior nosebleed atau epistaksis anterior.

Mimisan jenis ini terjadi ketika pembuluh darah di hidung bagian depan pecah dan berdarah. 

  1. Posterior nosebleed atau epistaksis posterior. 

Mimisan jenis ini terjadi pada hidung bagian belakang atau dalam. Pada beberapa kasus, darah yang muncul dari pembuluh darah yang pecah dapat langsung mengalir ke tenggorokan dan dapat membahayakan. 

Penyabab Mimisan

Terdapat banyak faktor yang dapat memicu terjadinya mimisan. Namun, udara kering adalah penyebab mimisan yang paling sering ditemui. Tinggal di lingkungan yang kering dan menggunakan sistem penghangat ruangan dapat menyebabkan membran hidung menjadi kering.

Membran hidung yang kering tersebut dapat menyebabkan pengerasan kulit di dalam hidung menimbulkan rasa gatal. Menggaruk dan mengorek hidung dapat menimbulkan luka dan menyebabkan hidung berdarah. Beberapa penyebab mimisan yang lain adalah sebagai berikut:

  1. Iritasi akibat bahan kimia

  2. Adanya benda asing yang masuk ke hidung

  3. Reaksi alergi

  4. Bersin keras yang berulang-ulang

  5. Mengorek hidung

  6. Udara dingin

  7. Cedera pada hidung

Penangan Mimisan

Penanganan terhadap mimisan bervariasi tergantung dari tipe dan penyebabnya.

  1. Penangan anterior nosebleed

Jika kamu mengalami anterior nosebleed, biasanya ditandai dengan mengalirnya darah melewati lubang hidung, kamu bisa mengobatinya di rumah sambil duduk dan menekan secara perlahan pada bagian lembut hidung.

Pastikan lubang hidung sepenuhnya tertutup selama 10 menit sambil condongkan badan ke depan dan bernapas melalui mulut. Jangan coba berbaring untuk menghentikan mimisan karena hanya akan membahayakan jika darah terminum. Kamu juga bisa menggunakan kompres es.

  1. Penangan posterior nosebleed

Ketika seseorang mengalami posterior nosebleed, pendarahan akan terjadi di bagian terdalam hidung dan darah cenderung akan mengalir menuju tenggorokan secara langsung. Mimisan tipe ini jarang terjadi namun merupakan situasi yang lebih serius dan tidak bisa ditangani mandiri di rumah. Segera hubungi dokter untuk penanganan lebih lanjut.

Meskipun kebanyakan kasus mimisan tidak membutuhkan penanganan medis secara khusus, namun jangan ragu untuk meminta bantuan medis terutama jika mimisan terjadi selama lebih dari 20 menit.

Menggunakan humidifier di dalam ruangan, menghindari mengorek hidung, membatasi asupan aspirin, dan menggunakan gel untuk menjaga kelembaban hidung merupakan beberapa cara yang dapat dilakukan untuk menghindari mimisan.

Baca artikel menarik lainnya hanya di Newfemme!

 

Sumber:

Higuera, V. & Luo, E. K. (2019). What Causes Nosebleeds and How to Treat Them. Healthline. [online]. https://www.healthline.com/health/nosebleed