Logo NewFemme
Yang Perlu Dilakukan Jika Memiliki Keluarga dengan Penyakit Jantung

Yang Perlu Dilakukan Jika Memiliki Keluarga dengan Penyakit Jantung

Kesehatan 15

Penyakit jantung merupakan kondisi kesehatan yang sangat seru. Pada tahun 2020, 1 dari 5 kematian di Amerika Serikat diakibatkan oleh penyakit ini. Beberapa faktor risiko penyakit jantung tidak dapat dikontrol, seperti usia dan riwayat kesehatan keluarga. Namun, beberapa yang lain masih dalam kendali kita, yaitu pola makan dan tingkat aktivitas fisik.

Mengimplementasikan gaya hidup sehat dan selalu memantau kesehatan merupakan prinsip utama dalam  menjaga kesehatan jantung. Hal ini juga perlu dibarengi dengan pemahaman atas faktor risiko penyakit jantung yang dimiliki oleh diri sendiri, termasuk faktor risiko yang dapat diwariskan melalui keluarga. Berikut merupakan 7 hal yang bisa dilakukan untuk mencegah penyakit jantung, termasuk serangan jantung dan stoke, jika keluarga kamu memiliki riwayat penyakit jantung:

  1. Kenali kondisi kesehatan keluarga dan risiko pribadi

Beberapa tipe penyakit jantung disebabkan oleh gangguan satu atau lebih gen dalam tubuh yang dapat diwariskan melalui keluarga, seperti aritmia, kardiomiopati, dan hiperkolesterolemia familial. Riwayat kesehatan keluarga dan faktor risiko pribadi merupakan hal penting yang perlu didiskusikan agar dokter dapat memberikan rekomendasi medis secara lebih spesifik. 

  1. Pertimbangkan untuk melakukan tes genetik

Tes genetik tersedia untuk beberapa penyakit jantung turunan, termasuk kardiomiopati dan aritmia. Pada tes tersebut akan digunakan darah dan air liur untuk mendeteksi mutasi genetik yang menyebabkan penyakit jantung.

Dokter dapat merekomendasikan tes genetik tersebut jika kamu menunjukkan gejala dari penyakit jantung turunan atau memiliki keluarga dengan riwayat penyakit jantung. Hasil tes akan digunakan untuk menentukan penanganan yang tepat dan sesuai.

  1. Konsumsi makanan sehat

Menerapkan pola makan sehat dapat mengurangi kemungkinan seseorang mengembangkan penyakit jantung, bahkan juga bagi orang yang memiliki keluarga dengan riwayat penyakit jantung.

Ada beberapa makanan yang buruk bagi kesehatan jantung, seperti lemak jenuh, gula, kolesterol, dan garam. Namun, ada juga makananan yang memiliki dampak positif bagi kesehatan jantung, termasuk ikan, gandum, kacang-kacangan, serta sayuran dan buah-buahan.

  1. Lakukan aktivitas fisik secara rutin

Orang yang lebih aktif secara fisik memiliki risiko yang lebih kecil untuk mengalami serangan jantung atau stroke meskipun memiliki risiko genetik atasnya. Aktivitas fisik menjaga kesehatan jantung dengan menurunkan tekanan darah, menurunkan kadar kolesterol jahat, menurunkan berat badan, dan membantu sel menggunakan insulin secara lebih efisien.

American Heart Association (AHA) merekomendasikan untuk melakukan aktivitas fisik selama 150 menit dengan intensitas sedang atau 75 menit dengan intensitas tinggi tiap minggunya.

  1. Pertahankan berat badan sehat

Memiliki berat badan berlebih dapat membahayakan jantung melalui beberapa cara. Salah satunya adalah dapat meningkatkan laju penumpukan lemak di arteri dan menyebabkan terhambatnya aliran darah.

Selain itu, berat badan berlebih juga berkontribusi meningkatkan faktor risiko penyakit jantung, seperti tingkat kolesterol tinggi, trigliserida tinggi, tekanan darah tinggi, diabetes tipe 2, dan sleep apnea. 

  1. Hindari merokok

Merokok merupakan salah satu ancaman terbesar bagi kesehatan seseorang. Rokok bertanggung jawab atas 1 dari 3 kematian akibat penyakit jantung. Semakin lama mau merokok dan semakin banyak asap rokok yang dihisap, maka semakin tinggi pula risiko untuk mengembangkan penyakit jantung.

  1. Batasi konsumsi alkohol

Meskipun ada yang menyebutkan bahwa alkohol memiliki dampak positif bagi kesehatan jantung, namun risiko yang diberikan ternyata jauh lebih banyak. Menurut AHA,  mengonsumsi terlalu banyak alkohol berkontribusi pada tekanan darah tinggi, trigliserida tinggi, kardiomiopati, dan aritmia. 

  1. Dapatkan tidur yang cukup dan berkualitas

Seseorang yang memiliki jam tidur pendek biasanya memiliki berbagai masalah kesehatan, seperti tekanan darah tinggi dan obesitas, yang dapat meningkatkan risiko mereka untuk mengembangkan penyakit jantung. Mendengkur dan kesulitan tidur bisa jadi merupakan tanda adanya masalah tidur yang berkaitan dengan kondisi jantung, seperti insomnia dan aritmia. 

Rutin melakukan pemeriksaan kesehatan juga merupakan langkah penting agar bisa terhindar dari penyakit jantung meskipun memiliki keluarga yang memiliki catatan medis. Pengecekan berat badan dan tekanan darah saat ini juga sudah bisa dilakukan secara mandiri di rumah. 

Baca artikel menarik lainnya hanya di Newfemme!

 

Sumber:

Watson, S. & Lee, A. R. (2022). 10 Steps to Take When Heart Disease Runs in Your Family. Healthline. [online]. https://www.healthline.com/health/heart-disease/family-history-heart-disease-tips